• Beranda
  • Tentang Blog Ini
  • Tentang Saya

Teknologi Bahasa

Just another WordPress.com weblog

Feeds:
Tulisan
Komentar

Sejarah Perkembangan Pesintesa Ucapan (Bag 2)

Maret 14, 2008 oleh Arry Akhmad Arman

Kurun Waktu Kedua

Sejak 1930 para peneliti mulai menggunakan model elektrik untuk analisis dan menirukan ucapan. Pensintesa elektrik pertama yang berfungsi untuk menghasilkan ucapan adalah Dudley’s voder. VODER (Voice Operated DEmonstratoR) dikembangkan oleh Bell Laboratories. VODER merupakan sistem elektronik analog yang mensimulasikan bagian-bagian alat ucap manusia. VODER pertama kali diperkenalkan kepada publik dalam suatu pameran di New York pada tahun 1939. Pada saat tersebut berhasil didemonstrasikan bagaimana manusia dapat berdialog dengan mesin VODER yang dimainkan oleh seorang operator.

Gambar 2.5. VODER dalam New York World’s Fair
pada Tahun 1939 [Pel92]

Gambar 2.6 memperlihatkan blok diagram VODER serta ekivalensinya dengan alat-alat ucap manusia. Suara bersumber dari dua buah sumber bunyi, yaitu : noise dan osilator. Sumber noise disediakan untuk mensintesa ucapan yang menyerupai noise, sedangkan osilator untuk ucapan lainnya. Frekuensi osilator dikendalikan oleh pedal. Frekuensi yang dihasilkan akan menentukan pitch dari bagian ucapan yang dihasilkan. Sumber yang dihasilkan akan dilewatkan pada sepuluh bandpass filter yang dihubungkan secara paralel dan masing-masing frekuensinya dapat diatur. Tiga pengatur lainnya disediakan untuk mengatur proses transien, yaitu untuk reproduksi konsonan stop, yaitu t, d, p, b, k, g. Mesin ini berhasil membangkitkan suara yang intelligible. Mesin ini harus dimainkan oleh seorang operator yang sangat terlatih.

Gambar 2.6. Ekivalensi VODER dengan
Alat Ucap Manusia [Pel92]

Ditulis dalam Text to Speech | No Comments Yet

  • BACA DULU!

    Mohon maaf, BLOG ini masih saya benahi. Sementara, silakan kunjungi BLOG utama saya di http://kupalima.wordpress.com Salam, ARRY AKHMAD ARMAN
  • a

  • Tulisan Terakhir

    • MALINDO 2008 Workshop
    • Rekso me-release versi 3
    • Speech Recognition, Masih Kalah Jauh dari Kemampuan Telinga dan Otak Manusia
    • Sintesa Ucapan dengan Teknik ‘Diphone Concatenation’
    • Konversi Teks ke Ucapan
  • Blog Stats

    • 7,194 hits

Blog pada WordPress.com.

Tema: Mistylook oleh Sadish